IKLAN

 

Secara morfologi lobster yang biasa disebut udang karang atau udang kara, memiliki tubuh yang beruas-ruas seperti udang pada umumnya. Tubuh lobster terdiri dari dua bahagian utama iaitu bagian kepala yang disebut cephalotorax dan bahagian badan yang disebut abdomen.

 

Pada bahagian abdomen berbentuk ruas-ruas yang dilengkapi dengan lima pasang kaki renang dan sirip ekor yang berbentuk seperti kipas. Hal inilah yang membezakan lobster dengan udang pada umumnya.

 

Habitat alami lobster adalah kawasan terumbu karang di perairan pantai dari yang cetek hingga kedalaman 100 meter. Berdasarkan kawasan penyebarannya, lobster dikelompokkan menjadi beberapa jenis.

 

 

Cluster 1

Continental Species Spiny Lobster

Lobster kelompok ini hidup di perairan pesisir pantai berkarang pantai yang cetek.

 

Cluster 2

Coral Species Spiny Lobster

Lobster kelompok ini hidup di perairan pantai berkarang mahupun ke laut lepas yang agak dalam.

 

Cluster 3

Oceanic Species Spiny Lobster

Lobster kelompok ini hidup pada perairan laut lepas.

IKLAN

 

 

Spesies-spesies lobster

 

Long Legged Spiny Lobster (Panulirus longipes)

Bahagian tubuh lobster ini memiliki warna dasar kecoklatan dengan kebiruan pada antenanya.

 

Painted Spiny Lobster (Panulirus versicolor)

Pada bahagian belakang badannya berwarna hijau bening dengan tompokan merah kecoklatan.

 

IKLAN

Ornate Spiny Lobster (Panulirus ornatus)

Badannya berwarna hijau kebiruan berbelang–belang dengan warna hitam dan kuning pada kaki-kakinya.

 

Mud Spiny Lobster (Panulirus polyphagus)

Tubuhnya memiliki warna dasar coklat dengan warna putih melintang pada setiap ruas badannya.

 

Scalloped Spiny Lobster (Panulirus homarus)

Bahagian belakang pada tubuhnya didominasi oleh warna kehijauan atau coklat kemerahan dan terdapat bintik-bintik besar dan kecil berwarna kuning terang.

 

Pronghorn Spiny Lobster (Panulirus penicillatus)

Bahagian badan berwarna hijau tua dan hijau kehitaman dengan warna coklat yang melintang di setiap ruas badannya. Lobster jenis ini banyak ditemukan tidak jauh dari pantai.

 

Karakter Lobster

Jenis jantina lobster dapat ditemukan di antara kaki jalannya. Alat pembiakan jantan lobster terletak di antara kaki jalan kelima berbentuk lancip atau menirus ke hujung dan menonjol keluar. Sedangkan alat kelamin betina lobster terletak di antara kaki jalan ketiga berbentuk dua organ lancip.

 

Lobster merupakan organisma nokturnal iaitu hidupan yang melakukan aktiviti pada malam hari. Lobster akan lebih aktif pada malam hari terutama untuk makan. Pada saat siang hari, lobster akan berehat di bebatuan karang.

 

 

Moulting

Lobster dapat berganti kulit atau moulting seperti jenis organisma berkarapas lainnya. Proses pergantian kulit ini biasanya pada saat fase pertumbuhan dan pertambahan berat tubuhnya. Pada saat moulting, lobster akan melakukannya di tempat persembunyian tanpa makan dan tidur. Proses ini biasanya berlangsung selama 1-2 minggu.

 

Kanibalisme

Jenis makanan yang disukai lobster terdiri dari pelbagai jenis ketam, moluska, dan ikan. Pada saat mereka kekurangan makanan, mereka akan memangsa sesama sendiri atau bersifat kanibalisme.

 

Daya tahan

Pada umumnya, udang dapat bertahan hidup pada perairan yang memiliki salinity yang fluktuatif. Namun lobster sangatlah sensitif terhadap perubahan salinity dan suhu.