10 Spesies Yu (Jerung) Yang Gempak

483

Di seluruh lautan dunia, tercatat ada sekitar 440 spesies jerung atau yu. Ukurannya ada yang kecil seperti lantershark kurcaci (Etmopterus perryi), jerung laut dalam sepanjang 17 cm, hingga sebesar yu paus (Rhincodon typus). Ikan berukuran mega yang panjangnya mencapai 12 meter. Namun, disenaraikan 10 sahaja jenis ikan yu atau jerung yang unik dan pelik, yang mungkin anda belum tahu perihalnya.

1: Megamouth Shark (Jerung mulut besar)

Sesuai namanya, ikan ini memang memiliki mulut yang besar. Megachasma pelagios atau yang biasa disebut Megamouth Shark adalah jenis yu yang hidup di perairan dalam dan sangat jarang dijumpai di pesisir pantai.

Spesies ini dipercayai dapat bertahan hidup secara alami hingga 100 tahun dan mencapai panjang maksima 6 meter. Menurut kajian, reproduksi jerung ini bersifat ovovivipar, yang berarti janinnya  berkembang di dalam telur yang menetap dalam tubuh induk betina hingga menetas.

megamouth shark

2: Hammerhead shark (Yu tukul)

Yu tukul atau dalam bahasa Inggerisnya disebut hammerhead shark ini memiliki bentuk  kepala menyerupai penukul dengan mata dan lubang hidung di ujung kepala. Bentuk kepalanya yang unik itu membuatnya mampu survival di air dengan akurasi tinggi.

Dengan kepala yang unik, mereka mampu mencium dengan jangkauan lebih luas sehingga meningkatkan potensi menemukan partikel di air 10 kali ganda berbanding spesies lain.

Yu tukul menjadikan ikan-ikan, pari, sotong, dan udang sebagai makanan utama. Yu spesies ini tidak memburu manusia, sebaliknya manusialah yang memburu mereka.

hammerhead shark

3: Greenland Shark (Yu Greenland)

Greenland shark (Somniosus microcephalus) merupakan perenang lambat. Kecepatan renangan yu yang hidup di perairan sejuk sekitar Greenland dan Iceland ini hanya 2.7 km per jam. Menurut para pengkaji, kondisi ini berpunca dari rendahnya suhu air di Laut Arktik.

Yu jenis ini mampu membesar sepanjang 21 kaki dan mampu hidup selama 200 tahun. Hiu jenis ini terkenal dengan binatang bertulang belakang yang pernah hidup paling lama. Mereka cenderung hidup di kedalaman 1800 meter di bawah permukaan laut, akan tetapi yu Greenland ini pernah tertangkap kamera di laut cetek.

Greenland shark

4: Saw Shark (Yu Gergaji)

Yu gergaji atau saw shark memiliki muncung panjang mirip mata pisau yang dilengkapi serangkaian gigi seumpama gergaji bermata dua. Ikan ini mirip pari gergaji, tapi berbeda pada letak celah insang. Celah insang hiu gergaji terletak pada sisi kepala sedangkan pari gergaji berada di bawah kepala. Jumlah celah insang yu ini ada enam.

Tubuhnya pun cukup ramping dengan dua sirip dada. Hidupnya di dasar perairan berlumpur pada kedalaman 40 meter dan perairan payau. Hiu jenis ini merupakan pemakan pelbagai jenis ikan, penjelajah lautan, dan tidak berbahaya kepada manusia.

saw shark

5: Cookiecutter Shark (Yu Pemotong)

Yu ini memang mempunyai nama yang pelik dan saiz badan yang tidak menakutkan, iaitu hanya sekitar 50 cm. Namun, Cookiecutter shark ini memiliki gigitan yang sangat tajam. Tidak hanya itu, mangsa ikan ini adalah ikan-ikan yang seukuran dengannya atau yang lebih besar darinya, termasuk paus, yu lain, dan lumba-lumba.

Yu ini juga berupaya merebut makanan dari yu lainnya, termasuk dari jerung putih yang besarnya berkali lipat dari tubuhnya. Yu ini juga dikenal pasti sering menggigit kabel bawah laut dan bahan lain yang digunakan kapal selam hingga berlubang.

cookiecutter shark

6: Thresher Shark

Thresher shark terdiri dari empat spesies yang keempat-empatnya ditandai dengan ekor pada sirip atas yang panjangnya mencapai 50 peratus daripada total panjang keseluruhan. Jerung ini memiliki muncung pendek dan mata yang besar di depan kepala. Sirip punggung kedua jauh lebih pendek dari yang pertama.

Jerung spesies ini merupakan perenang yang kuat dan dapat melompat di atas permukaan air. Panjang maksima untuk spesies ini adalah 6.1 meter namun umumnya berkisar antara 2-5 meter. Yu ini dapat ditemukan di kawasan pesisir di kedalaman 500 meter di bawah permukaan laut. Terutama di Samudera Pasifik mahupun Atlantik bahagian utara.

thresher shark

7: Frilled shark

Frilled shark atau nama saintifiknya Chlamydoselachus anguineus dan ditemukan buat pertama kali di perairan Jepun pada 21 Januari 2007. Yu ini adalah satu dari dua Chlamydoselachus yang masih hidup. Penyebarannya merata di laut dalam perairan Atlantik dan Samudra Pasifik.

Para pengkaji mengandaikan, yu ini mampu menelan mangsa tanpa mengunyah. Yakni dengan membengkoknya tubuhnya agar tubuh mangsa tersebut mudah masuk ke perutnya.

frilled shark

8: Wobbegong Shark (Yu karpet)

Yu yang pendiam. Wobbegong shark atau nama saintifiknya Orectolobus maculatus yang juga disebut yu karpet ini bergerak lamban. Bahkan, ia tidak berburu mangsa. Ikan unik ini hanya menyamar di dasar laut sehingga mangsa datang kepadanya. Jolokan yu karpet diperoleh karena motif kulitnya yang menyerupai karpet.

Warna tubuhnya coklat keabuan dan memiliki corak simetri yang ketara. Ia berfungsi untuk berbaur di sekitar karang dan pasir laut. Panjangnya mampu mencapai 1.5 meter. Wobbegong hidup di sekitar karang dan lubang di dasar lautan Pasifik, Lautan Hindi, Australia, Jepun dan Indonesia.

wobbegong shark

9: Zebra Shark (Yu Zebra)

Zebra shark atau dikenali dengan nama saintifik, Stegostoma fasciatum, adalah yu yang ada di perairan Indo-Pasifik yang memiliki sirip yang sangat panjang. Hampir sepanjang tubuhnya. Yu spesies ini diberi nama yu zebra karena garis pada tubuhnya yang mirip garis kuda belang.

Ketika dewasa, garis tersebut berubah menjadi titik seperti cheetah. Oleh sebab itu, yu ini terkadang disebut sebagai leopard shark. Yu zebra boleh ditemui di perairan Lautan Pasifik dan Lautan Hindi dengan kedalaman sekitar 5  hingga 30 meter.

zebra shark

10: Goblin Shark

Goblin shark atau yu Goblin adalah spesies yu yang bergerak lambat dan hidup di kedalaman 1.200 meter di pelbagai perairan di Lautan Pasifik dan Lautan Atlantik. Ia hidup dengan mengkonsumsi atau memakan ikan, termasuk spesies yu. Goblin mampu membesar panjang sehingga 3,8 m.

Sebagaimana halnya dengan frilled shark, yu goblin juga diandaikan wujud sejak zaman prasejarah dengan struktur tubuh yang tidak berubah selama jutaan tahun. Sejauh ini, informasi ilmiah mengenai yu goblin masih sangat terbatas. Namun haiwan ini masih wujud, masih ada di perairan Jepun dan beberapa kali berhasil terakam di kamera.

goblin shark

 

Tinggalkan Komen