IKLAN

 

Jika merasa terusik dan terancam, lebah melindungi dirinya dengan cara menyerang si pengganggu. Haiwan berdengung ini juga punya sengatan! Efek disengat lebah pun boleh terasa sangat menyakitkan. Haiwan mungil bersayap ini akan menusukkan penyengatnya ke kulit. Sengatan lebah beracun tersebut mengandung protein yang akan mempengaruhi sel-sel kulit dan sistem kekebalan tubuh.

 

Perkara ini yang akan menyebabkan reaksi yang berbeza-beza, iaitu dari kesakitan ringan yang bersifat sementara hingga reaksi alergi yang berat. Efek disengat lebah dapat menimbulkan berbagai reaksi tubuh sebagai berikut:

 

 

Reaksi Ringan

Pada kebanyakan kes, gejala disengat lebah bersifat ringan. Reaksi ini meliputi; rasa sakit seperti terbakar yang tajam dan segera pada tempat sengatan. Kemerahan di kawasan sengatan. Bengkak ringan di sekitar kawasan sengatan. Bagi sebahagian besar orang, bengkak dan sakit hilang akan dalam waktu beberapa jam.

 

Reaksi Sederhana

Sengatan lebah pada sebahagian orang akan menyebabkan reaksi yang lebih kuat dengan tanda dan gejala berikut. Kemerahan berlebihan; pembengkakan pada kawasan sengatan yang beransur-ansur membesar selama satu atau dua hari berikutnya. Jenis reaksi sederhana ini cenderung hilang dalam 5-10 hari.

 

IKLAN

 

Reaksi Alergi Berat

Reaksi alergi berat atau dikenal sebagai reaksi anafilaksis, berpotensi mengancam jiwa dan memerlukan tindakan secepatnya. Sebahagian kecil orang yang disengat lebah mengalami reaksi ini dengan cepat. Tanda dan gejalanya meliputi:

 

Reaksi kulit berupa gatal-gatal, kulit memerah atau memucat yang menyebar.

Sukar bernafas.

Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, atau lidah.

Kesukaran untuk menelan

Denyut nadi yang cepat dan lemah.

IKLAN

Gelisah dan cemas.

Mual, muntah, atau diare.

Sakit perut.

Pening atau pengsan.

Kehilangan kesedaran.

Penurunan mendadak tekanan darah.

 

 

Orang dengan reaksi alergi berat terhadap sengatan lebah berpeluang 25-65% mengalami anafilaksis di sengatan berikutnya.

 

Sebahagian besar kes disengat lebah hanya menghasilkan satu atau mungkin beberapa sengatan. Hal ini kerana lebah sendiri sifatnya tidak agresif dan hanya menyengat untuk melindungi dirinya. Namun, terdapat beberapa kes di mana seseorang mengalami banyak sengatan. Hal ini mungkin karena orang tersebut mengganggu sarang lebah atau gerombolan lebah.

 

Jika disengat lebah lebih dari sedozen kali, akumulasi racun dapat menyebabkan reaksi toksik dan menyebabkan macam-macam kesan sampingan, antara lain:

 

Mual, muntah, atau diare.

Sakit kepala.

Sensasi berputar (vertigo).

Kejang.

Demam.

Pening atau pingsan.