Taktik & Teknik Jigging Ruby Snapper

122

 

Selain teknik dasar atau bottom fishing, ikan ruby snapper juga boleh dipancing dengan aplikasi jigging atau lebih tepat lagi teknik jigging perlahan. Malah melalui teknik jigging ia akan memperoleh sensasi yang sangat luar biasa. Maka tidak hairanlah hari ini ia menjadi satu fenomena besar.

 

Dengan kaedah ini pemancing harus menggunakan metal jig yang berukuran besar antara 300 gram hingga 600 gm. Mengunjun jig seberat 300 gm di padang pancing kedalaman 200 hingga 400 meter bukanlah satu usaha yang ringan. Belanja peralatan untuk jigging ruby snapper juga bukan kecil.

 

Tapi saat kita berhasil strike, kepuasannya akan sangat luar biasa, itulah salah satu sensasi memancing dengan teknik jigging. Sensasi ini bermula saat kita menurunkan metal jig, pastikan jig kita sampai menyentuh dasar karang, kemudian karau atau pitch dengan berlahan karena ikan ruby pergerakannya sangat lambat saat menyambar umpan, dibandingkan dengan jenis amberjack atau dogtooth.

 

Kemudian (setelah karau perlahan) dengan anggaran metal jig sampai pada kedalaman 10 meter atau 20 meter dari dasar laut, kemudian kita turunkan kembali dan begitu seterusnya, sampai kita berhasil mendapatkan sambaran.

 

perlatan haruslah sesuai untuk jigging ruby

 

Empat tahun dahulu ketika slow jigging masih baru diperkenalkan, jigging ruby snapper ini dianggap satu aplikasi membunuh diri. Memadai memperoleh seekor sahaja ruby walaupun berskala saiz 2-3 kg sahaja pun, ia memerah kudrat dan keringat untuk mengepamnya ke permukaan dari kedalaman 200 meter.

 

Hari ini, dengan peralatan pancing yang semakin efisien untuk jigging laut dalam seperti memburu ruby snapper ini, sensasi yang dirasai dan kepuasan amat sangat setelah mendakap ruby snapper itu membuatkan aplikasi jigging ruby snapper ini menjadi fenomena besar dalam industri perikanan rekreasi tanah air.

Tinggalkan Komen